Hari Senin tanggal 20 Desember 2021, Fakultas Pertanian Universitas Kahuripan Kediri (Faperta UKK) mengadakan kunjungan dinas ke Bupati Ponorogo yang diterima di Pendopo Kabupaten Ponorogo.  Rombongan Faperta  dipimpin Dekannya Ibu Dwi Apriyanti yang  membawa serta Ibu Nia Agus Lestari (Kaprodi  Agrotek) serta Pak Zeni Zainal Muis dan Pak Hasbi (Dosen Faperta) yang diantar oleh Pak  Manto Setyawan (Tokoh Ponorogo)  dan Pak Anang (CV. Crindo Satria Agro/CorresCo).

Maksud dan tujuan kedatangan Tim Faperta adalah untuk menyampaikan konsep awal perihal rencana Pembangunan Komplek Agrowisata dan Edukasi di Kota Ponorogo. Konsep yang memadukan aneka sub sistem Pertanian  (Floris, Hortikultura, Perkebunan, Perikanan dan Peternakan) dalam satu hamparan lanskap disampaikan secara gamblang oleh Bu Yanti dan Tim.

Pak Bupati yang akrab dipanggil Kang Giri menyimak dengan serius namun penuh keakraban yang diselingi dengan senyum dan canda  tawa. Diskusi semi informal ini terasa akrab dan menyenangkan, apalagi sore itu disuguhi kopi andalan Pendopo Ponorogo (Kopi Reog) menambah semangat berdiskusi.

Gb 1.  Penyampaian Konsep Agrowisata oleh Bu   Dekan dan Tim kepada Bupati Ponorogo.
Gb 1. Penyampaian Konsep Agrowisata oleh Bu Dekan dan Tim kepada Bupati Ponorogo.
Gb 2.  Kopi Reog
Gb 2. Kopi Reog

Beliau orangnya perfect, segala sesuatu ngin tampak sempurna. Ketekunannya tethadap science ditunjukan dengan beberapa penelitiannya terhadap varietas-varietas unggulan demi untuk kesejahteraan rakyat. Beliau juga ahli seni, senang dengan keindahan, seperti : bunga yang indah, taman yang permai serta tentunya wanita yang cantik.

Beberapa arahan dari Kang Giri yang perlu ditindaklanjuti oleh Faperta UKK :

  1. Agrowisata yang akan dirancang sebaiknya adalah hasil Riset yang sdh teruji sehingga dapat memberikan atraksi yang menarik (..Hello efect) dan pembelajaran yang menyenangkan bagi khalayak. Misalnya :  Bunga khas Tropika yang warnanya cerah dan tahan lama ; Padi yang bulirnya produktif dengan kualitas rasa yang prima ;  Buah Alpukat yg besar dan manis serta cepat berbuah ;  Udang Vaname yg menggunakan teknologi budidaya intensif (air laut sintetis) dan sebagainya.
  2. Pembangunan Agrowisata dimaksud direncanakan secara bertahap (multy years) dengan prinsip prioritas dan berkelanjutan melalui program yang tertata mantap setiap tahunnya.
  3. Lahan yg akan dialokasikan untuk Agrowisata ini berada di Kota Ponorogo seluas kurang lebih 5 ha. Untuk tahap pertama agar dirancang tema Agrowisata untuk keluasan sekitar 1 (satu) hektar.
  4. Pemkab Ponorogo akan memberikan Peta lokasi untuk keperluan penyusunan lay out program. Diharapkan Proposal berikutnya  sudah lengkap berikut Rencana Anggaran dan Biayanya (RAB)nya sehingga Pemkab dapat mempertimbangkan dan mengeksekusinya secara konkrit.

Hari menjelang maghrib pertemuan akan diakhiri, namun sebelumnya Pak Bupati mengajak kami melihat-lihat museum mini koleksi Beliau di paviliun Pendopo berupa pernak-pernik perkakas kerajaan zaman Majapahit serta sejarah patriotik beberapa pahlawan tanah air. Agar momentum pertemuan ini terkenang abadi, maka kami berfoto bersama.

Demikian liputan Tim Faperta UKK mengunjungi Bupati Ponorogo tahap pertama. Semoga kunjungan ini berlanjut dengan kolaborasi yang lebih intens dalam mewujudkan Program Agrowisata dan Edukasi untuk kemaslahatan bersama.

Aamiin yaa Robbal alamiin.

Gb 3.  Selfie bersama Bupati di Paviliun Pendopo.
Gb 3. Selfie bersama Bupati di Paviliun Pendopo.